Home Kesehatan Apa yang Mendorong Pelaku Pelecehan Seks Seperti Reynhard Sinaga?

Apa yang Mendorong Pelaku Pelecehan Seks Seperti Reynhard Sinaga?

59
0
Apa yang Mendorong Pelaku Pelecehan Seks Seperti Reynhard Sinaga?

Kasus Reynhard Sinaga menjadi sorotan dunia. Pria asal Indonesia itu disebut sebagai pelaku kekerasan seksual dengan korban terbanyak di Manchester. Baik rekan dan korban kebanyakan tidak menyangka Reinhard akan menjadi predator seks.

Salah satu korban menuturkan Reinhard terlihat sangat baik, charming, dan tidak berbahaya. Terlebih Reinhard memperkenalkan diri sebagai mahasiswa asing yang kebetulan tinggal di sana.

Lalu sebenarnya apa yang membuat seseorang menjadi pelaku pelecehan seksual? Dijelaskan oleh spesialis kejiwaan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Gina Anindyajayati, SpKJ, seseorang akan cenderung melakukan kekerasan seksual atau menjadi pelaku, ketika dia memiliki keterampilan sosial yang buruk.

Pelaku pelecehan seksual biasanya tidak bisa mengembangkan relasi sosial sehingga memiliki hubungan yang tegang dengan orang dewasa lain.
“Perlu dibedakan antara keterampilan seseorang dan tampilannya. Boleh saja charming, tapi dia punya teman nggak? Punya teman dekat nggak? Tapi dibedakan dengan keterampilan sosial, kapasitas mengembangkan relasi yang aman dan harmonis dengan orang lain dan relasi yang stabil. Bagaimana menjalani pendidikannya,” kata dr Gina saat ditemui di IMERI FKUI, Salemba, Jakarta Pusat.

“Kalau sekedar charming, semua orang bisa apalagi kalau ada yang dimaui,” tambahnya.

Pelaku kekerasan seksual menurut dr Gina juga kerap kali merasa tidak puas dengan hubungan apapun yang mereka jalani. Selalu merasa terhina, merasa sendiri, kerentanan dalam maskulinitas, memiliki masalah emosional.

Punya masalah seksual seperti ejakulasi dini atau disfungsi ereksi juga meningkatkan risiko seseorang menjadi pelaku pelecehan seksual.

Namun jika bicara soal risiko, dr Gina mengingatkan bukan berarti semua orang dengan karakteristik yang disebutkan di atas sudah pasti menjadi pelaku kekerasan seksual. Kembali lagi banyak hal lain yang bisa menjadikan seseorang pelaku pelecehan seksual.

“Risiko bisa ada. Tapi kalau kesempatan nggak ada, kekerasan juga tidak akan terjadi. Itu yang harus kita lihat,” pungkasnya.

Baca Juga : 8 tips bercinta untuk pasangan LDR

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here